Sunday, September 30, 2018

Revisi

ASLI

PROFESIKU : CAMERAMEN YADIZA FARHANIZAR

Yadiza Farhanizar  bekerja di Stasiun Televisi Berita Satu sebagai cameraman Yadiza adalah lulusan Universitas Budi Luhur, jurusan Brodcast Jurnaslism. Yadiza yang memang punya hobi nonton film ini sadar banget bahwa passionnya adalah seputar proses pengambilan gambar. Malah waktu kuliah, Yadiza pernah coba-coba bikin film indie, lho! Karena itu, meskipun udah lima tahun menjadi cameraman, Yadiza nggak pernah merasa bosan. Film favoritnya adalah “The Truman Show” yang dibintangi oleh Jim Carey!


EDITED :

PROFESIKU : CAMERAMEN YADIZA FARHANIZAR

Yadiza Farhanizar  bekerja di Berita Satu sebagai cameraman, Yadiza adalah lulusan Universitas Budi Luhur jurusan Brodcast Jurnaslism. Yadiza yang hobi nonton film sadar bahwa passionnya seputar proses pengambilan gambar. Saat kuliah, Yadiza coba-coba bikin film indie, lho! meskipun sudah 5 tahun menjadi cameraman, Yadiza nggak pernah merasa bosan. Film favoritnya adalah “The Truman Show” yang dibintangi oleh Jim Carey!

Yadiza Farhanizar 1671502985

Peraturan Kampus yang dianggap tabu

Terletak di pesanggrahan petukangan utara, Budi Luhur adalah universitas yang terakreditasi B. Budi Luhur memiliki aturan yang contoh kecilnya seperti, dilarang menggunakan kaos, dan merokok di area kampus. 
Kedua aturan inilah yang masih sering kali dilanggar oleh mahasiswa Universitas Budi Luhur, bahkan bisa selalu kita temukan pelanggaran ini dari pagi-malam hari. 

Penggunaan kaos yang dilarang ini masih banyak ditemui di area kampus. Kebanyakan mahasiswa beralasan tidak nyaman jika harus menggunakan kemeja dan jaket saat jam belajar mengajar berlangsung. Banyaknya mahasiswa yang melanggar peraturan membuat mereka terbiasa akan melanggar peraturan tersebut. "Udah biasa sih bang kaya gini, kita juga kan ngumpet ngumpet jadinya ga ketauan. Ya kalo ada pengawas ya kita umpetin atau ga matiin rokonya" ucap MA (inisial) mahasiswa budi luhur

Peraturan dilarang merokok ini juga dipertanyakan oleh beberapa mahasiswa, "kenapa dilarang merokok didalam area kampus, sedangkan kita boleh merokok di luar walaupun selangkah dari pintu gerbang?" Ucap aan mahasiswa broadcasting. Jadi bagaimana menurut anda? Apakah merokok di area kampus itu negatif?
https://plus.google.com/u/0/_/focus/photos/public/AIbEiAIAAABDCK7XzZfKwMj6SSILdmNhcmRfcGhvdG8qKGVmZGQwNjcxMWEyZmEwZTczNzUwMzAzMDZkOWQ1MDZiOTBhMjMwZTQwAWIT0PMRydQjM4sUmEdHIQpUkcHO?sz=32










Saturday, September 22, 2018

AGUS ARIANTO, FOTOGRAFER SUKA TAWAR MENAWAR

   

Agus Arianto, pria lahir pada 16-juni-1996 Jakarta, kemang utara ini sukses menjadi fotografer yang dikenal banyak orang. Karyanya yang memukau banyak membuat fotografer pemula mengidolakannya. Foto pertama yang dia buat adalah wajah ibunya yang dia gambar dengan mengingat wajahnya. Dia memulai menyukai fotografi pada usia 12 tahun.

Agus kecil adalah anak yang pintar di sekolah, dia selalu menjadi 3 besar di kelasnya selama bersekolah. Ayah agus menyarankan dia untuk masuk ke Universitas dan mengambil jurusan ekonomi agar dia bisa melanjutkan uasaha ayahnya yang telah dibangun selama bertahun tahun. Tetapi setelah lulus dari smk tunas bangsa mangga dua, dia memutuskan untuk tidak melanjutkannya masuk ke universitas dan dia terus menerus mendalami ilmu tentang fotografi. "Jika aku waktu itu mengikuti apa kata ayahku, mungkin aku tidak seperti sekarang ini" ucap agus. 

Ayahnya Bimo Setyo adalah seorang pedagang elektronik dia pasar mangga dua. Dia dibesarkan di dunia perdagangan yang membuat dia ahli dalam hal tawar menawar. "Jangan tanya soal tawar menawar kepadaku, aku adalah ahlinya hahaha" ucap pria kelahiran 1996 itu.
Dia bilang bahwa dia pernah menawar baju yang seharga Rp.200.000 hingga menjadi Rp.100.000, "Karena saya tau kualitas dari bahan tersebut hanya seharga Rp.100.000, jadi tidak mungkin saya akan membayarnya dengan harga Rp.200.000" Ucap agus.